Menu Atas

Iklan

Sunday, October 22, 2023, 19:42 WIB
Last Updated 2023-12-17T12:12:13Z
Wisata Bali

33 Destinasi Wisata Populer di Bali, Pas Dikunjungi Saat Liburan





1. Natya River Sidemen

2. Diamond Beach Nusa Penida

3. Tirta Gangga

4. Wanagiri Hidden Hills

5. Pasut Beach

6. Bukit Batu Kursi Pemuteran

7. Tanah Lot

8. Uluwatu Temple

9. Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

10. Pemandangan Danau & Gunung Batur Kintamani

11. Air Terjun Aling-Aling

12. Wisata Seminyak

13. Pura Besakih

14. Air Terjun Sekumpul

15. Pantai Jimbaran

16. Pura Tirta Empul Tampak Siring

17. Bali Safari Marine Park

18. Pantai Tanjung Benoa

19. Sawah Terasering Tegalalang

20. Lapangan Puputan Margarana Renon

21. Desa Penglipuran.

22. Pantai Pandawa

23. Munduk Moding Plantation

24. Taman Edelweiss Bali

25. Water Slide Lemukih

26. Desa Nyuh Kuning

27. Desa Penglipuran 

28. Desa Tigawasa

29. Desa Sidatapa

30. Desa Tenganan

31. Desa Cempaga

32. Desa Nyuh Kuning

33. Desa Wisata Jatiluwih


33 Destinasi Wisata Populer di Bali, Pas Dikunjungi Saat Liburan - Perpaduan keindahan alam, budaya, dan seni yang ditawarkan beragam objek wisata Bali bagaikan magnet yang menarik perhatian wisatawan.  Bali memang selalu menjadi primadona wisata Indonesia, baik bagi lokal maupun mancanegara.


Beberapa tempat wisata Bali, seperti Pantai Kuta, Bedugul, Tanah Lot, dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) sudah tidak asing lagi di telinga. Lokasi-lokasi tersebut selalu menjadi tempat yang wajib dikunjungi untuk memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Seolah tidak pernah habis, ternyata masih banyak objek wisata Bali yang juga tidak kalah menarik. Tempat-tepat ini bisa dijadikan tujuan liburan akhir tahun karena keindahannya yang luar biasa.

Berikut penjelasan singkat dari berbagai tempat wisata Bali yang bisa dikunjungi karena pemandangannya yang luar biasa cantik serta menyimpan segudang cerita menarik.


Diamond Beach Nusa Penida

Diamond Beach merupakan pantai tersembunyi yang menakjubkan yang terletak di bagian bawah tebing terjal di ujung timur Pulau Nusa Penida.

Untuk sampai ke pulau tersebut, Moms dan keluarga harus menggunakan speed boat dengan rute Sanur - Banjar Nyuh.

Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan motor atau mobil yang bisa disewa di Pelabuhan Banjar Nyuh, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Meskipun letaknya cukup jauh, namun perjuangan untuk sampai di tempat tersebut akan terbayarkan.

Objek foto terbaik yang biasa digunakan pengunjung untuk berfoto adalah anak tangga yang mengantarkan pengunjung hingga bibir pantai.

Dari tangga pantai yang tersembunyi ini, Moms bisa berswafoto memperlihatkan pemandangan indah hamparan laut berwarna biru.

Wisata Bali ini identik dengan pasir putih, pohon palem dan tebing-tebing tinggi yang tampak seperti surga dunia.

Harga tiket masuk ke pantai Diamond ini Rp10.000/orang, retribusi parkir Rp5.000/sepeda motor dan Rp10.000/mobil.


Tirta Gangga

Tempat wisata Bali yang unik dan tidak boleh dilewatkan adalah Tirta Gangga. Taman air kerajaan Tirta Gangga terletak di lereng tenggara Gunung Agung.

Taman di Bali ini dibangun pada tahun 1946 pada masa pemerintahan Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem (1887-1966).

Salah satu tempat wisata di Bali ini dimiliki dan dikelola keluarga kerajaan Karangasem.

Terkenal dengan istana airnya, Tirta Gangga memiliki taman air yang mewah dan sering sekali dijadikan tempat berfoto oleh para pelancong karena keindahannya.

Di dalamnya terdapat kolam yang dikelilingi batu loncatan, patung hias, taman tropis serta air mancur.

Moms dan keluarga bisa menyusuri kolam dan melihat lebih dekat ikan emas yang relatif berukuran besar.

Untuk dapat memasuki objek wisata taman air Tirtagangga, Moms akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp25.000/orang.

Jika sahabat ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000/orang.



Wanagiri Hidden Hills

Wanagiri Hidden Hills merupakan tempat wisata Bali yang terletak di bagian utara.

Tempat ini memiliki banyak objek foto unik yang terbuat dari bambu.

Lokasi yang paling populer dan instagramable adalah sarang burung raksasa, serta ayunan, dan pusaran api yang menghadap ke danau.

Perjalanan yang ditempuh dari Denpasar ke tempat wisata ini memakan waktu sekitar 2 jam dan dapat ditempuh menggunakan mobil atau motor.

Tarif biaya masuk Wanagiri Hidden Hills ini sebesar Rp100.000 - Rp150.000.



Pasut Beach

Mencari tempat wisata Bali favorit untuk menikmati sunset yang indah? Kunjungi saja Pasut Beach.

Terletak di Kerambitan, Tabanan, Pasut Beach adalah pilihan tepat untuk menghasilkan foto yang instagramable.

Keunikan dari pantai yang berpasir hitam ini adalah pohon kelapa di bibir pantai tersebut memiliki batang yang miring sehingga sering menjadi objek foto wisatawan yang datang.

Harga untuk masuk ke Pasut Beach gratis ya Moms. Hanya saja jika Moms ingin menyewa tikar atau tempat duduk harus menyewa.



Bukit Batu Kursi Pemuteran

Bosan dengan pantai di Bali? Moms dan keluarga harus mencoba objek wisata Bali yang menghadirkan pemandangan perbukitan, yaitu Bukit Batu Kursi Pemuteran.

Di tempat ini, Moms dan keluarga akan disuguhi dengan pemandangan alam khas perbukitan yang masih hijau dan alami.

Tempat ini pun bisa menjadi alternatif tambahan selain berkunjung ke Pura Bawah Laut Pemuteran di kawasan sekitar.

Bukit dengan tinggi 700 meter tersebut dapat didaki dengan menaiki anak tangga yang ada pada sepanjang trek utama.

Hanya butuh waktu setengah jam, Moms dan keluarga bisa menikmati matahari terbit dan terbenam dari puncak.

Pastikan Moms tidak melewati setiap sisi dari sepanjang perjalanan tersebut yang sangat indah dan cantik.

Harga tiket masuk ke kawasan Bukit Batu Kursi cukup murah, hanya Rp5.000/orang domestik.

Harga tiket masuk bisa saja berubah sewaktu-waktu, tergantung situasi dan kondisi.



Tanah Lot

Salah satu destinasi wisata Bali yang wajib untuk Moms kunjungi adalah pura Tanah Lot Bali.

Tanah Lot jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya daratan di tengah laut.

Sesuai dengan namanya, saat Moms liburan ke pura Tanah Lot, akan menemukan pura yang berada di atas batu karang besar dengan latar belakang laut selatan.

Batu karang besar ini berada di tengah laut dan saat air pasang, batu karang terlihat terpisah dengan daratan.

Daya tarik utama dari Tanah Lot temple terdapat pada keindahan pemandangan matahari terbenam, dengan siluet pura Tanah Lot, dijamin sangat luar biasa!

Berpadu dengan ombak laut selatan yang menerjang batu karang, pemandangan ini akan membekas dalam ingatan.

Harga tiket masuk ke Tanah Lot untuk dewasa Rp20.000/orang sedangkan anak-anak Rp15.000/orang.



Uluwatu Temple

Uluwatu temple atau Pura Luhur Uluwatu selalu menjadi tempat wisata populer untuk wisatawan yang pertama kali liburan ke pulau Bali.

Hal menarik yang wisatawan dapat lihat di wisata Bali yang satu ini antara lain:

Pura yang berada di ujung atas tebing tinggi, dengan ketinggian tebing sekitar 70 meter.

Keunikan arsitektur pura.

Terdapat banyak kera ekor panjang di sekitar area pura.

Dari atas tebing wisatawan dapat melihat pemandangan samudra Hindia.

Menjelang sunset, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam di Samudra Hindia dari atas tebing tanpa halangan.

Lokasi menonton tari Kecak Api yang paling terkenal di pulau Bali.

Tidak hanya disuguhi keindahan yang instagramable, Moms juga akan mengenal berbagai kesenian daerah Bali yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.

Tiket masuk ke objek wisata pura Uluwatu untuk wisatawan domestik (WNI) berbeda dengan harga tiket masuk untuk wisatawan asing (WNA).

Berikut daftarnya:

  • Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik (WNI)
  • Tiket dewasa: Rp30.000/orang
  • Tiket Anak-anak: Rp20.000/anak

Harga tiket masuk untuk wisatawan asing (WNA)

  • Tiket dewasa: Rp50.000/orang
  • Tiket Anak-anak: Rp30.000/anak

Harga tiket masuk nonton Tari Kecak Uluwatu

  • Dewasa: Rp135.000/orang
  • Anak (2-9 tahun): Rp65.000/anak
  • Bayi (dibawah 2 tahun): gratis

Biaya retribusi parkir kendaraan

  • Sepeda motor: Rp2.000
  • Mobil: Rp5.000
  • Bus: Rp10.000



Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Moms mungkin sering melihat foto pura cantik yang berada di tengah danau? Ya, ini adalah Pura Ulun Danu Beratan Bedugul.

Lokasi Pura Ulun Danu berada di tepi danau Beratan yang masuk dalam kawasan wisata Bedugul.

Lokasi danau Beratan Bedugul berada di ketinggian 1200 meter dari permukaan air laut. Karena itu, udara di sekitar area pura Ulun Danu Beratan sangat sejuk.

Hal menarik yang membuat pura Ulun Danu Beratan populer menjadi destinasi wisata Bali adalah:

Pemandangan unik pura Ulun Danu yang terlihat terapung di tengah danau Beratan, sehingga terlihat unik di foto.

Udara sejuk daerah pegunungan.

Tata kebun sekitar area pura.

Lokasi pura Ulun Danu Beratan berdekatan dengan lokasi Kebun Raya Bali.

Harga tiket masuk di Pura Ulun Danu Beratan Bedugul beragam, yaitu:

  • Tiket Masuk Anak Domestik Rp20.000
  • Tiket Masuk Dewasa Domestik Rp30.000
  • Tiket Anak Internasional Rp50.000
  • Tiket Dewasa Internasional Rp75.000



Pemandangan Danau & Gunung Batur Kintamani

Selain area Bedugul, area wisata Bali yang juga berada di pegunungan adalah tempat wisata Kintamani.

Ketinggian area Kintamani berada sekitar 1,500 meter dari permukaan air laut, sehingga udara di daerah Kintamani sangat sejuk.

Daya tarik utama wisatawan liburan ke Kintamani adalah melihat pemandangan danau dan Gunung Batur.

Ada banyak lokasi untuk melihat pemandangan ini. Salah satu yang menjadi favorit adalah di desa Penelokan.

Sebagian besar wisatawan saat melihat pemandangan gunung dan danau Batur di desa Penelokan, sambil menikmati makan siang prasmanan di restoran Grand Puncak Sari Kintamani.

Saat Moms berencana untuk datang berlibur ke Danau Batur Kintamani, harga tiket masuknya, yaitu:

  • Harga Tiket Danau Batur: Rp.15.000/orang
  • Sewa kapal berkeliling Danau: Rp.500.000/boat
  • Tiket Masuk Hot Spring Danau Batur Resort: Rp.15.000/orang



Air Terjun Aling-Aling

Ingin mengunjungi objek wisata Bali berupa air terjun? Datang saja ke air terjun aling-aling.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 35 m yang terbilang unik karena dari puncaknya air jatuh ini terpecah menjadi 2 terjunan yang bentuknya berdampingan.

Air terjun yang sebelah kanan memiliki debit air yang lebih besar dibandingkan di sebelah kirinya.

Lokasi air terjun aling-aling berada di Jalan Raya Desa Sambangan, Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali.

Ada tebing yang tinggi dan pepohonan yang membuat suasana makin dingin dan asri. Moms juga akan menemukan kolam yang bisa digunakan untuk berendam serta berenang.

Untuk masuk ke lokasi obyek wisata Air Terjun Aling-Aling tidak dipungut biaya, namun disediakan kotak untuk donasi sukarela.

Biaya hanya dikenakan ketika parkir kendaraan.



Wisata Seminyak

Tidak hanya pantai Seminyak, di sekitarnya juga terkenal sebagai kawasan pariwisata mewah dan pusat perbelanjaan barang mewah di pulau Bali.

Di area Seminyak, Moms akan dengan mudah menemukan restoran mewah, resort mewah, juga butik dan spa.

Kelengkapan fasilitas tersebut membuat area tempat wisata Seminyak menjadi salah satu destinasi wisata Bali yang sangat populer bagi wisatawan lokal dan internasional.

Lokasi area pariwisata Seminyak sangat strategis, karena berdekatan dengan kawasan tempat wisata Kuta serta area wisata Canggu.

Ketika Moms berencana untuk menghabiskan hari libur di Seminyak, berikut daftar harga tiket masuk wisata Seminyak:

  • Seminyak Beach (Free alias gratis)
  • Double Six Beach (Retribusi parkir kendaraan saja)
  • Petitenget Beach (Rp3.000/orang)
  • Kayu Ara Beach (Rp5.000/orang)



Pura Besakih

Pulau Bali dikenal memiliki banyak objek wisata pura, namun tahukah Moms pura Hindu terbesar dan terluas di pulau Bali? Nama puranya adalah Pura Besakih.

Lokasi area wisata Bali ini berada di kaki Gunung Agung, gunung berapi aktif tertinggi di pulau Bali.

Karena berada di area kaki gunung Agung, maka udara sejuk akan terasa saat berkunjung.

Pengunjung yang liburan ke Pura Besakih akan melihat area pura yang sangat luas, arsitekturnya yang megah serta area yang asri.

Dari area pura Besakih pengunjung juga dapat melihat pemandangan area sawah dan bukit.

Waktu terbaik berkunjung adalah di pagi hari, karena kabut belum turun sehingga Moms akan dapat melihat pemandangan Gunung Agung lebih jelas.

Harga tiket masuk Pura Besakih bagi wisatawan Rp30.000/orang.

Sementara untuk biaya parkir motor dipatok Rp5.000 dan Rp10.000 untuk mobil



Air Terjun Sekumpul

Salah satu objek wisata yang saat ini sedang tren di Instagram adalah tempat wisata air terjun.

Pulau Bali memiliki banyak pilihan objek wisata air terjun terutama di area bagian utara pulau Bali.

Dari sekian banyak pilihan tempat wisata air terjun yang ada di pulau Bali, air terjun Sekumpul yang paling terkenal.

Lokasi objek wisata Air Terjun Sekumpul berada di kawasan Bali utara.

Wisata Bali ini lumayan jauh dari area Bali selatan, seperti Kuta, Seminyak, Legian, Canggu, Jimbaran, Tanjung Benoa, dan Ungasan.

Untuk menuju ke lokasi air terjun Sekumpul dari Bali selatan, Moms akan memerlukan waktu sekitar 2,5 jam.

Daya tarik utama dari objek wisata Bali ini terdapat pada pemandangan alam di sekitar air terjun yang indah.

Di lokasi air terjun Sekumpul, pengunjung akan melihat 2 air terjun kembar saling berdampingan dengan ketinggian sekitar 50 meter.

Harga tiket masuk Air Terjun Sekumpul, yaitu Rp10.000/orang (WNI) dan Rp20.000/orang (WNA).



Pantai Jimbaran

Di pantai Jimbaran, wisatawan tidak hanya disuguhkan keindahan pantainya saja, tapi juga dapat berwisata kuliner di tepi pantai.

Pengunjung bisa sambil menikmati seafood bakar dan menyaksikan pemandangan matahari terbenam.

Daya tarik utama wisata Bali yang satu ini selain pasirnya yang putih adalah bentangan garis pantai yang sangat panjang.

Karena posisis pantai menghadap ke sisi barat, maka di sore hari pantai Jimbaran menjadi salah satu spot terbaik melihat pemandangan sunset di pulau Bali.

Terdapat banyak kafe dan restoran untuk mengisi perut sambil memandangi cantiknya pemandangan pantai.

Tidak ada biaya masuk ke Pantai Jimbaran Bali, artinya gratis.

Hanya ada biaya parkir kendaraan. Parkir mobil Rp5.000/parkir mobil dan motor Rp2.000/sepeda motor.



Pura Tirta Empul Tampak Siring

Wisatawan Indonesia yang pertama kali liburan ke Bali selalu tertarik liburan ke pura Tirta Empul Tampak Siring.

Daya tarik objek wisata Bali pura Tirta Empul karena lokasinya berdekatan dengan Istana Kepresidenan Tampak Siring.

Selain itu, pengunjung akan melihat banyak kolam air di pura Tirta Empul dengan keunikan arsitektur pura.

Di dalam area pura terdapat sebuah kolam dan di tengah kolam terdapat sumber mata air.

Karena air dari kolam berasal dari mata air, maka air terlihat sangat jernih.

Air dari kolam utama kemudian dialirkan ke kolam kedua tempat umat Hindu melakukan ritual penyucian.

Di lokasi kolam kedua, pengunjung akan melihat umat hindu Bali menyucikan diri menggunakan air pancuran dari kolam utama. 

Harga tiket masuk Pura Tirta Empul Tampak Siring bagi wisatawan Rp30.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak.



Bali Safari Marine Park

Bali Safari Marine Park merupakan destinasi wisata yang menghadirkan ragam satwa dari berbagai penjuru dunia.

Tempat wisata ini berlokasi di Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.km 19, Serongga, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Taman safari ini menyediakan berbagai fasilitas permainan yang asyik, seperti Merry Go Round, Climbing Car dan Go Go Bouncer, serta dapat menunggang unta dan gajah.

Bali Safari Marine Park buka mulai pukul 09:00 - 17:00.

Moms, untuk dapat memasuki tempat ini Moms perlu membayar tiket sekitar Rp150.000.



Pantai Tanjung Benoa

Masih dari wisata Bali yang menyuguhkan keindahan pantai, Moms bisa datang ke Pantai Tanjung Benoa.

Pantai ini menyediakan beragam fasilitas hiburan yang seru untuk Moms dan keluarga yang sedang berlibur.

Terdapat aktivitas, seperti banana boat, rolling donut, snorkeling, parasailing, jet ski, dan lainnya yang bisa dicoba.

Selain itu, Moms juga akan dimanjakan dengan pemandangan laut biru yang bersih, serta pasir putih yang cantik.

Untuk dapat masuk ke pantai ini Moms tidak akan dikenakan biaya apa pun.

Destinasi wisata ini terletak di Kecamatan Kuta selatan, kabupaten Badung, Bali.



Sawah Terasering Tegalalang

Sawah Terasering Tegalalang merupakan destinasi wisata Bali yang saat ini sedang digemari oleh masyarakat.

Tempat wisata ini dapat memanjakan mata dengan pemandangan sawah yang unik dan menarik.

Untuk masuk ke tempat ini masih tergolong murah, Moms hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp10.000 saja.

Tempat ini sangat cocok untuk Moms yang inging healing dari penatnya pekerjaan.

Sawah Terasering Tegalalang berlokasi di Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.



Lapangan Puputan Margarana Renon

Tempat wisata Bali yang satu ini merupakan sebuah tempat yang juga cukup bersejarah di kawasan bali.

Tempat yang berada di daerah Denpasar ini memang merupakan sebuah tempat kebanggaan masyarakat Bali.

Lokasi ini sering sekali dikunjungi oleh mereka yang ingin menghabiskan waktu.

Ada banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan di lokasi ini, setiap kegiatan tersebut pastinya akan sangat menarik untuk dilakukan.

Moms bisa saja duduk santai sambil melihat orang-orang yang sedang melakukan aktivitasnya masing-masing.

Namun, kita juga bisa ikut beraktivitas dengan berolahraga di tempat ini.

Lapangan ini sendiri menyediakan sebuah jogging track yang bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.

Jika Moms mengunjungi Lapangan Puputan Margarana Renon, tidak akan dipungut biaya, lho.



Desa Penglipuran

Selain terkenal sebagai salah satu desa terbersih di Indonesia, Desa Penglipuran identik dengan arsitektur bangunan tradisional.

Atap bangunan-bangunan kuno di sana terbuat dari bambu yang tertata rapi.

Hal tersebut menjadi daya tarik wisatawan untuk berfoto.

Ditambah dengan udara yang sangat sejuk. Selain itu, ada pura yang besar dan menarik, menambah nilai sejarah dan keindahan desa ini. 

Harga tiket masuk Desa Penglipuran sebesar Rp20 ribu untuk dewasa dan Rp15 ribu untuk anak-anak.



Pantai Pandawa

Pantai Pandawa adalah wisata di Bali yang juga patut dikunjungi ketika liburan akhir tahun nanti.

Pantai ini menghadirkan pasir putih dengan beragam wisata air laut yang memacu adrenalin.

Berada di Desa Kutuh, Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung, pantai ini memiliki hamparan garis pantainya yang landai.

Moms juga bisa menikmati berbagai fasilitas pantai yang seru, seperti berselancar, pijat tradisional, snorkeling, dan banyak lagi!

Harga tiket ke Pantai Pandawa cukup murah, yaitu Rp8.000/orang.



Munduk Moding Plantation

Munduk Moding Plantation menawarkan pengalaman liburan yang tenang dan alami di tengah perkebunan kopi dan cokelat yang subur.

Salah satu daya tarik utama Munduk Moding Plantation adalah akomodasinya yang terdiri dari vila-vila mewah dengan pemandangan indah kebun, perkebunan, dan pegunungan sekitarnya.

Selain akomodasi, tempat ini juga menawarkan berbagai kegiatan dan fasilitas untuk para pengunjung.

Moms dapat menjelajahi perkebunan kopi dan cokelat, belajar tentang proses pembuatan kopi, atau bahkan mencicipi kopi segar yang dipetik langsung dari kebun.

Ada juga spa yang menawarkan perawatan relaksasi, kolam renang infinity dengan pemandangan spektakuler, dan restoran yang menyajikan hidangan lokal dan internasional.

Untuk harga tiketnya, daypass tanpa akses kolam renang, Rp500.000 (termasuk welcome drink, 2-course lunch, dan seluruh fasilitas hotel selain kolam renang).

Daypass dengan akses kolam renang, Rp900.000 (termasuk welcome drink, 2-course lunch, dan seluruh fasilitas hotel termasuk akses kolam renang selama 1 jam).



Taman Edelweiss Bali

Taman ini terkenal karena keindahan dan keragaman bunga edelweis yang tumbuh di sana.

Moms dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan dan berfoto di antara bunga-bunga indah tersebut.

Selain itu, Taman Edelweiss Bali juga menawarkan fasilitas seperti area bermain anak, restoran, dan toko suvenir.

Taman Edelweiss Bali cocok untuk menghabiskan waktu santai dan menikmati keindahan alam Bali.

Harga tiket masuk taman ini, yaitu domestik Rp30.000, warga lokal Rp20.000 dan anak-anak, Rp10.000.



Water Slide Lemukih

Water Slide Lemukih adalah salah satu objek wisata di Bali yang menawarkan pengalaman seru dan menyegarkan dengan wahana air.

Terletak di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Water Slide Lemukih Bali menawarkan kolam renang dan wahana perosotan air yang menarik.

Moms dapat menikmati keseruan meluncur di atas seluncuran air yang terhubung dengan alam sekitar yang indah.

Selain wahana perosotan air, Water Slide Lemukih Bali juga menyediakan area bermain air lainnya, seperti kolam renang untuk dewasa dan anak-anak.

Ada juga fasilitas seperti kafe dan tempat istirahat untuk para pengunjung.

Harga tiket masuk Water Slide Lemukih, yaitu Rp10.000/orang.



Natya River Sidemen

Terletak di desa Sidemen, tempat ini menawarkan pemandangan indah dari Sungai Telaga Waja yang mengalir di antara bukit-bukit hijau yang subur.

Natya River Sidemen juga merupakan tempat yang ideal bagi para pecinta alam dan petualangan.

Moms dapat melakukan aktivitas seperti berjalan-jalan di sekitar desa, mengunjungi sawah-sawah terasering, atau bersepeda di sepanjang jalan pedesaan yang menawarkan pemandangan spektakuler.

Selain itu, tempat ini juga dikenal dengan kegiatan arung jeram di Sungai Telaga Waja yang menantang.

Ada berbagai tingkat kesulitan yang tersedia, sehingga baik pemula maupun yang berpengalaman dapat menikmati pengalaman arung jeram yang menyenangkan.

Untuk harganya mulai Rp405.000 per malam (Glamping Tent).

Itu dia beberapa tempat wisata Bali yang menyuguhkan sejuta keindahan.

Mana yang menjadi favorit dan pasti akan Moms kunjungi saat liburan ke Bali nanti?

Tak hanya memiliki panorama alam yang indah, Bali juga terkenal dengan adat istiadat dan budaya yang masih kental. Wisatawan bisa mengunjungi desa adat Bali untuk mengenal lebih dekat ada istiadat dan budaya masyarakat Pulau Dewata.

Setiap desa adat di Bali tersebut juga memiliki tradisi unik yang menarik untuk diketahui. 

Kompas.com merangkum desa adat Bali yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Pulau Dewata, berdasarkan informasi dari website Sensus Desa Adat Bali, sebagai berikut:



Desa Penglipuran 

Desa Penglipuran terkenal di kalangan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Desa Penglipuran pernah menyandang gelar desa terbersih ketiga di dunia menurut Green Destinations Foundation pada 2016, setelah Desa Mawlynnong di India dan Giethoorn di Belanda.

Masyarakat yang menghuni desa adat ini adalah Bali Mula. Mereka masih menjungjung tinggi adat serta filosofi Tri Hita Karana yang menyatukan alam roh, dunia manusia, dan alam, sekaligus menjaga keseimbangnnya.

Ketika menginjakkan kaki ke sana, wisatawan akan merasakan suasana tenang dan asri khas pedesaan. Lokasi Desa Penglipuran berada di kaki Gunung Batur, tepatnya di Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli. Tepatnya di dataran tinggi sekitar kaki Gunung Batur.

Nama Desa Penglipuran berasal dari kata pengeling pura, yang maknanya adalah tempat suci untuk mengenang para leluhur. Wisatawan bisa mempelajari adat Desa Penglipuran dengan menginap di sejumlah homestay yang telah disediakan. 



Desa Tigawasa

Desa Tigawasa berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Desa adat yang dihuni masyarakat Bali Mula ini berada di ketinggian sekitar 500-700 mdpl, sehingga suansananya sejuk dan asri.

Wisatawan yang berkunjung dapat melihat hamparan perkebunan dan sawah. Pengunjung juga bisa menikmati kopi robusta yang dipetik langsung dari kebun petani setempat.

Salah satu desa tertua di Buleleng ini, memiliki tradisi unik yakni mengubur jenazah menggunakan kain batik. Tradisi ini berbeda dengan adat warga Bali yang menggelar ngaben atau membakar jenazah.



Desa Sidatapa 

Desa Sidatapa juga merupakan salah satu desa tua di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Daya tarik Desa Sidapatap adalah rumah adat bernama Bale Gajah Tumpang Salu yang sudah ada sejak sekitar 785 masehi.

Rumah kuno itu terdiri dari beberapa bagian, salah satunya disebut  Tri Mandala yang berfungsi untuk bersembahyang. Bangunan rumah kuno itu terbuat dari tanah, memiliki 12 tiang kayu penyangga, serta membelakangi jalan.

Jika berkunjung ke Desa Sidatapa, wisatawan bisa membeli kerajinan anyaman bambu dan melihat tarian serta ritual khas Desa Sidatapa.



Desa Tenganan

Warga membuat tenun geringsing di Desa Adat Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (3/2/2018). Produksi tenun kain geringsing buatan tangan menjadi andalan desa ini.

Saat berkunjung ke Desa Tenganan, wisatawan bisa mengunjungi rumah adat yang sudah ada sejak zaman dahulu. Masyarakat di Desa Tenganan masih menjunjung tinggi aturan adat setempat, yang dikenal sebagai awig-awig.

Aturan adat tersebut sudah ada sejak abad ke-11 dan diperbarui pada 1842. Lingkungan Desa Tenganan masih asri dipenuhi dengan sawah dan pepohonan.

Desa Tenganan terkenal dengan produksi kain tenun gringsing. Lokasi Desa Tenganan berada di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.



Desa Cempaga

Desa adat di Bali yang wajib dikunjungi selanjutnya adalah Desa Cempaga. Lokasinya berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Salah satu desa tertua di Kabupaten Buleleng ini memiliki sejumlah tarian sakral yang masih dilestarikan hingga saat ini. Beberapa tarian sakral itu antara lain,  tari jangkang, tari baris, tari pendet, dan tari rejang.

Para wisatawan bisa menyaksikan tarian tersebut di Pura Desa Cempaga. Pengunjung juga bisa menyaksikan Upacara Mecacar yang dilakukan di pura sekitar pukul 01.00 WITA saat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Karya Agung Muayon.



Desa Trunyan 

Desa Trunyan adalah desa adat di Bali yang sudah tersohor hingga mancanegara. Mengutip Kompas.com (15/1/2018), keunikan Desa Trunyan adalah tradisi masyarakat tidak mengubur atau membakar jenazah, melainkan  membaringkannya di atas tanah.

Lokasi jenazah tersebut dibaringkan disebut sebagai Sema Wayah, yakni di bawah pohon kemenyan atau dikenal sebagai taru menyan.

Meski tulang belulang berserakan di sana, tetapi tidak tercium aroma atau bau busuk. Kepercayaan masyarakat setempat, pohon kemenyan tersebut memiliki aroma yang mampu menetralisir bau busuk di sekitar makam. 

Desa ini terletak di pinggir Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Untuk bisa sampai di desa ini, pengunjung haru naik perahu menyebrangi Danau Batur.



Desa Nyuh Kuning

Desa adat di Bali ini berlokasi di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar yang terkenal dengan nuansa pedesaan dan budaya yang kental. Saat menyusuri Desa Wisata Nyuh Kuning, wisatawan akan menyaksikan pohon kamboja sepanjang jalan.

Tidak heran, sebab ada program penanaman 5.000 pohon kamboja di Desa Wisata Nyuh Kuning, seperti dikutip dari jurnal berjudul Pengembangan Homestay Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Nyuh Kuning Ubud, karya Ni Putu Ratna Sari dan Anak Agung Putri Sri.

Tidak ketinggalan, wisatawan bisa menyaksikan pertunjukkan tari tradisional Bali pada pura-pura di Desa Wisata Nyuh Kuning. Pertunjukkan tarian tradisional Bali itu semakin terasa sakral karena digelar di desa yang masih kental dengan adat istiadat.



Desa Wisata Jatiluwih

Desa Wisata Jatiluwih diapresiasi oleh Kemenparekraf. Destinasi ini disebut sebagai repesentasi dari pengembangan berbasis wisata berkelanjutan di Indonesia.

Desa Wisata Jatiluwih telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2012 oleh UNESCO. Desa ini merupakan representasi dari pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan, yaitu yang berbasis keberlanjutan lingkungan.

Desa Wisata Jatiluwih mendapatkan sekitar 1.000 kunjungan wisatawan per hari, tapi saat pandemi rata-rata hanya 20 orang per hari yang datang, bahkan ada kalanya tak ada sama sekali. Namun sejak Mei 2022 ini, jumlah kunjungan berangsur naik hingga 400-500 wisatawan per hari.



Desa Wisata Penglipuran

Berlokasi di Jalan Penglipuran, Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, tata ruang desa menjadi ikon dari Desa Wisata Penglipuran. Keunikan inilah yang buat wisatawan berbondong-bondong datang ke desa ini.

Wisatawan akan disuguhkan wisata rumah-rumah penduduk. Di pekarangan penduduk ada 3 bangunan tradisional yang tetap dijaga dan dilestarikan. Pintu masuk ke rumah penduduk namanya angkul-angkul, kemudian ada dapur tradisional, ada bale saka 6, yang semua itu adalah untuk diwajibkan kepada masyarakat menggunakan atap bamboo.

Bisa terlihat bahwa rumah-rumah yang terdapat di Desa Wisata Penglipuran begitu khas dan tradisional. Banyak penduduk yang menjual produk lokal, seperti tas, baju, hingga kebaya khas bali.

Desanya yang berundak-undak menjadi ikon favorit wisatawan untuk berfoto-foto. Di depan rumah penduduk juga terpasang janur-janur yang menjuntai.

Keunikan selanjutnya adalah desa ini begitu bersih. Terlihat warga yang kerap membersihkan jalan bila terdapat sampah yang berserakan. Tak aneh jika desa ini mendapat predikat desa wisata ketiga tebersih di dunia.

Nah, untuk menikmati keindahan Desa Wisata Penglipuran, tersedia pula homestay untuk wisatawan. Tinggal di rumah tradisional khas Bali, tentu kamu bisa merasakan bagaimana adat dan budaya Bali masih sangat diterapkan di sini.

Untuk traveler yang mau berwisata ke Desa Wisata Penglipuran Bali, tempat wisata ini sudah kembali dibuka sejak 9 September lalu. Tarifnya adalah Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.

Sementara untuk warga asing Rp 50 ribu untuk dewasa dan Rp 30 ribu untuk anak-anak. Desa Penglipuran Bali buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WITA.



Desa Wisata Tenganan

Desa Tenganan Desa Tenganan berlokasi di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Desa ini masih mempertahankan rumah dan adat yang sudah ada sejak dulu kala.

Hal ini karena masyarakat desa memiliki aturan adat yang sangat kuat yang disebut dengan awig-awig. Aturan adat tersebut sudah ada sejak abad ke-11, dan diperbarui pada 1842.

Deretan rumah adat yang masih dipertahankan merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun sebelum bisa masuk ke sana, wisatawan tidak membeli karcis namun memberi sumbangan seikhlasnya. Lingkungan Desa Tenganan masih sangat terjaga. Banyak sawah dan tanaman masih terlihat asri.

Kerbau milik warga pun bebas berkeliaran di pekarangan rumah. Salah satu pintu masuk rumah masyarakat di Desa Tenganan, Bali, yang masih tradisional.

Sembari mempelajari sejarah, budaya, adat, menikmati keindahan rumah adat dan nuansa lingkungannya yang tenang, kamu bisa berkunjung ke toko oleh-oleh yang menjual banyak kerajinan Desa Tenganan. Toko tersebut menjual berbagai jenis kerajinan mulai dari anyaman bambu, ukiran, lukisan yang diukir di atas daun lontar yang sudah dibakar, serta kain geringsing.

Tenganan sangat terkenal terkait pembuatan kain geringsing. Kain yang hanya diproduksi di Desa Tenganan dibuat menggunakan tangan. Waktu pembuatan yang lama dan warna yang berasal dari tumbuh-tumbuhan membuatnya menjadi buah tangan yang wajib dibawa pulang. (*)